Kerajinan Topi Daun Siwalan




Kerajinan merupakan sebuah kreatifitas yang unik untuk menghasil kan benda yang bernilai seni. Baik itu seni murni ataupun seni terapan. Seni tentu dapat  menambah pendapatan bila kita tekun untuk menghasilkan produk.

Kreatifitas warga dasuk laok mampu menghasilkan kerajinan yang dapat menambah penghasilan. Dengan begitu, tentu dapat meningkatkan kesejahteraan warga desa ini. Salah satu kerajinan yang ada di desa ini adalah pengrajin topi dari daun siwalan.

Pohon siwalan yang umumnya  hanya dimanfaatkan buah nya saja, mampu di maksimalkan manfaat nya oleh warga desa. Yaitu dengan memanfaatkan daun siwalan menjadi anyaman topi.



Topi yang di buat oleh sang pengrajin terdapat 2 ukuran. Yaitu besar dengan kecil. Dengan masing – masing harga Rp. 25.000 dan Rp. 5.000. walau penjualannya masih sebatas pasar lokal, kerajinan ini mampu menghidupi pengrajin.

Mulanya, daun siwalan di ambil dan di sortir dengan kualitas baik.  Setelah itu di keringkan. Dengan kering yang di rasa cukup, pengrajin mulai menganyam topi dengan sehari mampu menhasilkan 5-10 topi.

Pohon siwalan yang cukup melimpah dan tumbuh liar di dasuk laok, membuat bahan mentah akan kerajinan ini terjamin. Sehingga, pengrajin tak perlu mengeluarkan modal yang besar untuk menghasilkan topi ini.

Pengrajin ini sudah cukup berkembang. Namun, kami harap kedepannya, kerajinan ini terus berkembang dengan selalu bertambahnya  peminat akan kerajinan ini. Sehingga mampu meningkatkan penghasilan dari pengrajin.

Previous
Next Post »